7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburan

Ketika liburan tiba, kita sering bingung ke mana harus pergi. Nah, kali ini IDN Kali akan merekomendasikan liburan yang akan membuat refresh dan juga tidak menguras kantong. Mungkin anda pernah mendengar tentang "The Sunrise of Java".

When the holidays arrive, we often confused to where to go. Well, this time IDN Times would recommend the holiday that will make refresh and also do not drain the bag. Maybe you never heard of "The Sunrise of Java".

Yup! Itu adalah sebutan untuk Kabupaten Bayuwangi, kabupaten paling timur dari Propinsi Jawa Timur. Ada berbagai alam tempat-tempat yang keren untuk dikunjungi. Selain itu, ternyata ada berbagai adat budaya dan sejarah yang unik, anda tahu! Mari kita lihat!

Yup! It is the designation for the District Bayuwangi, the most eastern regency of East Java Province. There are a variety of natural places that are cool to visit. In addition, it turns out there are a variety of cultural customs and unique history, you know! Let us see!

1. Dikenal dengan julukan "Kota Santet"

1. Was known by the nickname of "the City of Witchcraft"

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburanpesugihan.net

Mungkin fakta ini agak mengerikan. Tepat pada tahun 1998, terjadi pembantaian besar-besaran terhadap orang-orang yang diduga sebagai dukun santet di kabupaten ini. Pembunuhan ini dilakukan oleh orang-orang-warga sipil dan beberapa orang-orang dengan sebutan "ninja", yang memang memiliki kemampuan untuk itu menghilang dalam sekejap.

Perhaps this fact is rather chilling. Right in 1998, large-scale massacre against the people suspected of being dukun santet in this district. The killing is done by people-civilians and several people with the title "ninja", which indeed has the ability to as it disappears in an instant.

Namun pada kenyataannya, tidak semua yang tewas adalah orang-orang yang diduga dukun santet. Beberapa tokoh masyarakat seperti ulama, kepala RT & RW, serta para petani juga korban. Namun, kasus itu telah berlalu. Sekarang Pemkab Banyuwangi telah berubah menjadi sebuah kota dengan berbagai pesona yang menakjubkan.

But in fact, not all that were killed were people suspected dukun santet. Some community leaders such as clerics, heads of RT & RW, as well as farmers are also victims. However, that case has passed. Now Banyuwangi Regency has been transformed into a district with a variety of charms which are amazing.

2. Kaya kuliner, budaya, dan adat istiadat

2. Rich culinary, culture, and customs

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburankamerabudaya.com

Kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa ini kaya akan budaya dan adat istiadat. Berbagai macam tarian seperti gandrung, kunthulan, dan seblang dari sini. Ada juga ritual dan seni seperti kebo-keboan, barong ider bumi, kunci kasur, serta tumpeng sewu.

The district's most eastern tip of the Island of Java is rich in culture and customs. A wide variety of dances such as the gandrung, kunthulan, and seblang from here. There are also rituals and arts such as kebo-keboan, barong ider bumi, locks mattress, as well as tumpeng sewu.

Berbagai macam adat yang dilaksanakan secara turun-temurun. Sekarang kekayaan budaya sering menjadi unggulan di bidang pariwisata dan menjadi daya tarik wisatawan lokal dan wisatawan asing.

A wide variety of customs is held to be hereditary. Now the wealth of culture is often seeded in tourism and become a tourist attraction of local and foreign tourists.

3. Letak geografis yang strategis

3. The strategic geographical location

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburansejarah-negara.com

Kabupaten ini memiliki luas sekitar 5.782 kilometer persegi dan menjadi yang terbesar di Jawa Timur, serta di Pulau Jawa. Bahkan kabupaten ini lebih luas dari Pulau Bali, yang memiliki luas sekitar yang 5636 kilometer persegi. Kabupaten Situbondo di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Jember dan kabupaten Bondowoso di barat. Keren, kan?

This district has an area of approximately 5.782 square kilometres and become the largest in East Java, as well as on the Island of Java. Even the district is more extensive than the Island of Bali, which has an area of about were 5636 square kilometers. Regency of Situbondo in the north, Bali Strait in the east, Indian Ocean in the south, as well as the Regencies of Jember and Bondowoso in the west. Cool, right?

4. Kerajaan Blambangan ke asal

4. The kingdom of Blambangan into origin

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburanmadedwipa.co.id

Di Kabupaten ini, pernah ada sebuah kerajaan Hindu bernama Kerajaan Blambangan. Yang mengatakan, masih ada kaitannya dengan kerajaan Hindu-Budha terbesar di dunia, yaitu Kerajaan Majapahit. Pertama, sebelum kerajaan ini berdaulat, wilayah ini masih termasuk dalam Kerajaan Mengwi di Bali.

In this District, there was once a Hindu kingdom named the Kingdom of Blambangan. That said, still nothing to do with Hindu-Buddhist kingdom's largest, namely the Kingdom of Majapahit. First, before the kingdom of this sovereign, the region is still included in the Kingdom of Mengwi in Bali.

Kesultanan Mataram adalah tidak pernah berusaha untuk menaklukkan kerajaan ini, tetapi tidak berhasil. Ini adalah penyebab mengapa Blambangan (Banyuwangi dan sekitarnya) tidak pernah masuk pada budaya Jawa Tengah, yang sampai sekarang memiliki ragam bahasa yang cukup berbeda dengan Bahasa Jawa standar. Pengaruh Bali juga tampak di beberapa kesenian yang berasal dari Banyuwangi.

The sultanate of Mataram was never trying to conquer this kingdom, but to no avail. This is the cause why the Blambangan (Banyuwangi and its surrounding areas) do not ever enter on the culture of Central Java, which until now has a variety of language that is quite different with the Java Language standard. The influence of Bali also looked at some of the art that comes from Banyuwangi.

5. Suku Osing

5. The Tribe Osing

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburandeutromalayan.co.id

Suku Osing adalah penduduk asli Kabupaten Banyuwangi. Awalnya dari Kerajaan Blambangan. Dikatakan bahwa nama "Osing" berasal dari kondisi orang-orang Blambangan kocar-kacir dikejar-kejar penjajah belanda yang membalas dendam mereka untuk kehilangan merebut Bumi Blambangan dalam peperangan sebelumnya.

Osing tribe is a native of Banyuwangi District. Originally from the Kingdom of Blambangan. It is said that the name "Osing" is derived from the conditions of the people of Blambangan topsy-turvy chased the Dutch colonists who get their revenge for losing seize the Earth Blambangan in warfare before.

Jadi, pada saat diinterogasi oleh tentara Belanda, apakah ia adalah masyarakat Blambangan, mereka menjawab "Osing" yang berarti "tidak" untuk menjauh dari tentara belanda. Cerdik juga?

So, at the time of questioning by soldiers of the Netherlands, whether he is the community Blambangan, they replied "Osing" which means "not" to get away from the Dutch soldiers. Ingenious also?

6. Sering memenangkan penghargaan

6. Often won the award

7 Fakta Unik Kabupaten Banyuwangi, Bikin Kebelet Pengen Liburanbanyuwangikab.go.id

Selama lima tahun berturut-turut, Kabupaten Banyuwangi telah mengumpulkan 72 penghargaan bergengsi baik nasional dan internasional. Yang disebut sebagai wilayah dengan inovasi kebijakan pariwisata terbaik di dunia 2016 Pariwisata Badan Perserikatan bangsa-Bangsa (The United Nations World Tourism Organization/ UNWTO).

For five years in a row, the Regency of Banyuwangi has collected 72 of prestigious awards from both national and international. Which was named as the region with the innovation policy of the tourism world's best 2016 of the Tourism Agency of the United Nations (The United Nations World Tourism Organization/ UNWTO).

Awal tahun ini, Banyuwangi kembali meraih penghargaan tertinggi di bidang pariwisata tingkat Asia tenggara, yaitu ASEAN Standard Pariwisata Award (ASEAN). Jadi keren, kan!

Earlier this year, Banyuwangi again won the highest award in the field of tourism the level of south east Asia, namely the ASEAN Tourism Standard Award (ASEAN). So cool, right!

7. Surga wisata alam

7. A paradise of natural attractions

youtube.com/Dunia Tampo

Ada berbagai macam wahana wisata air, dataran rendah, savana, dan dataran tinggi di sini. Di wisata air ini adalah snorkeling dan diving di Rumah Apung banyuwangi, ada juga berbagai macam pantai unggulan kami. Seperti Pulau Merah, Teluk Hijau, Pantai Sukamade, dan sebagainya.

There are a wide variety of rides, water attractions lowlands, savannahs, and plateaus here. In the water attractions are snorkeling and diving in the Floating House tanjung asri, there are also a wide variety of beach featured. In such as Red Island, Green Bay, Sukamade Beach, and so on.

Anda juga akan melihat padang savana yang luas, yang berada di Taman Nasional Meru Betiri. Serasa berada di Afrika, deh. Kemudian, perjalanan dari dataran tinggi yang paling unggul adalah Kawah Ijen dengan pesona api biru yang hanya ada dua di dunia. Makanan dan penginapan di sana masih cukup terjangkau.

You will also see a savanna area, which is in Meru Betiri National Park. Seemed to be in Africa, deh. Then, travel from the highlands of which the most superior is the Ijen Crater with the charm of fire the blue that there are only two in the world. Food and lodging there is still quite affordable.

Apa, jadi lebih kebelet liburan ke Banyuwangi, kan? Yuk, membuatnya pergi!

What, so the more kebelet holiday to Banyuwangi, right? Yuk, make it leave!

sumber : https://www.idntimes.com/travel/destination/shafira-r-taningtyas/7-fakta-unik-kabupaten-banyuwangi-c1c2

About direview.id

direvirew.id adalah situs website review terlengkap di Indonesia.