Deretan Piramida Kuno Ini Ternyata Ada di Indonesia Lho, Kenalan Yuk!

Jika anda mendengar kata piramida, negara yang pertama kali memikirkan tentunya Mesir. Yap, Mesir selalu identik dengan piramida.

Namun pada kenyataannya, piramida tidak hanya ada di Mesir, anda tahu, tapi juga di Indonesia. Menariknya, salah satu piramida yang ada di Indonesia diperkirakan sudah ada sejak 5200 Sm. Nah, bagi anda yang penasaran, berikut deretan piramida kuno yang bisa anda kunjungi di Indonesia.

If you hear the word pyramid, the country that first thought of surely Egyptian. Yep, Egypt has always been synonymous with pyramids.

But in fact, the pyramid not only just there in Egypt, you know, but also in Indonesia. Interestingly, one of the pyramids that exist in Indonesia is predicted already there is since 5200 Bc. Well, for those of you who are curious, here a row of ancient pyramids you can visit in Indonesia.

1. Candi Sukuh

1. Sukuh Temple

Deretan Piramida Kuno Ini Ternyata Ada di Indonesia Lho, Kenalan Yuk!kebudayaan.kemdikbud.go.id

Candi Sukuh terletak di kaki Gunung Lawu, atau lebih tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Situs Candi Sukuh pertama kali ditemukan oleh arkeolog pada masa pemerintahan Hindia belanda pada tahun 1815.

Konon, candi ini dibangun pada abad ke-15, pada masa pemerintahan Majapahit. Candi Sukuh ini dianggap cukup kontroversial karena tidak biasa dan tidak relief berbentuk alat kelamin manusia.

Candi Sukuh dianggap memiliki beberapa kesamaan dengan piramida di Mesir. Salah satunya adalah pembangunan gerbang di wajah dari kompleks candi. Gerbang ini tampak seperti tiang, pintu gerbang dari piramida di Mesir. Selain itu, yang menjadi misteri adalah bentuk Candi Sukuh yang sangat mirip dengan Piramida Aztec di Amerika Latin.

Sukuh temple located at the foot of Mount Lawu, or rather in the Village Berjo, District Ngargoyoso, Karanganyar Regency, Central Java. Site Sukuh Temple was first discovered by archaeologists in the reign of the Dutch east Indies in 1815.

Supposedly, this temple was built in the 15th century, during the reign of Majapahit. Sukuh temple is considered to be quite controversial due to its unusual and there is relief shaped the human genitals.

Sukuh temple is considered to have some similarities with the pyramids in Egypt. One of them is the building of the gate in the face of the temple complex. This gate looks like a pylon, entrance gate of the pyramids in Egypt. In addition, that a mystery is the shape of Sukuh Temple which is so similar to the Aztec Pyramids in Latin America.

2. Pugung Raharjo

2. Pugung Raharjo

Deretan Piramida Kuno Ini Ternyata Ada di Indonesia Lho, Kenalan Yuk!tiket.com

Situs purbakala Pugung Raharjo terletak di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Kota ini terletak di tengah perkebunan jagung dan jauh dari pemukiman warga. Ada bangunan-bangunan peninggalan zaman megalitikum yang berbentuk punden berundak empat sisi yang simetris.

Piramida di Pugung Raharjo dibagi menjadi tiga bagian punden berundak, yaitu bawah, menengah, dan atas. Di sisi punden berundak, ada batu-batu yang berfungsi sebagai tangga dan pagar pembatas di sekitar piramida. Arkeolog memprediksi punden berundak ini merupakan peninggalan dari zaman Megalitikum di sekitar 2500 tahun Sebelum kristus.

Ada tujuh punden berundak yang tersisa di tempat ini. Di antara tujuh punden berundak itu, punden berundak keenam adalah yang terbesar. Punden berundak enam memiliki tiga langkah dengan ukuran langkah pertama sekitar 25 x 25 meter, langkah-langkah untuk kedua 14 x 14 meter, dan tangga ketiga 7 x 7 meter. Selain piramida, pengunjung juga akan menemukan peninggalan lain, seperti prasasti, patung, dan batu altar di situs ini.

Archaeological sites Pugung Raharjo located in the Village of Pugung Raharjo, District Sekampung Udik, East Lampung Regency, Lampung Province. It's located in the middle of the corn plantations and far away from residential areas. There are heritage buildings of the megalithic age that shaped punden the four sides are symmetrical.

The pyramids at Pugung Raharjo is divided by three parts punden, namely bottom, middle, and top. On the side of the punden, there are stones that serve as a ladder and guardrail around the pyramid. Archaeologists predict punden this is the relics of the Megalithic age around 2500 years Before christ.

There are seven terraces punden left in this place. Among the seven punden it, punden the sixth is the largest. Punden six has three steps with the size of the steps first of about 25 x 25 meters, steps to second 14 x 14 meters, and stair the third 7 x 7 meters. In addition to the pyramid, visitors will also find the other relics, such as inscriptions, statues, and a stone altar on this site.

3. Gunung Padang

3. Gunung Padang

Deretan Piramida Kuno Ini Ternyata Ada di Indonesia Lho, Kenalan Yuk!plukme.com

Situs Gunung Padang terletak di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Penemuan situs Gunung Padang ini cukup mengejutkan karena para arkeolog memperkirakan situs ini dibangun antara 9.000 hingga 20.000 tahun yang lalu.

Situs ini diperkirakan lebih tua dari peradaban Mesopotamia dan Piramida Giza di Mesir, yang dipercaya sebagai peradaban tertua di dunia. Situs Gunung Padang pertama kali ditemukan pada tahun 1914 dan situs sejarah terbesar di Indonesia. Tinggi sekitar 220 meter. Padahal, luasnya sekitar 29,1 hektar.

Gunung Padang memiliki lima punden berundak. Di tingkat paling atas, ada sebuah lokasi yang disebut-sebut berkaitan dengan asal-usul umat manusia sebagai kisah Adam dan Hawa.

Di tingkat kedua, ada batu "mahkota dunia" yang membuat banyak orang berasumsi bahwa ada harta karun yang tersembunyi di dalam Gunung Padang. Situs prasejarah ini juga dianggap suci oleh masyarakat setempat, karena dianggap sebagai tempat Prabu Siliwangi membangun istana dalam semalam.

The site of Mount Padang is located in the Village Karyamukti, District Campaka, Cianjur Regency, West Java. The discovery of the site of Mount Padang is quite surprising because archaeologists estimate the site was built between 9.000 to 20.000 years ago.

This site was predicted older than the civilizations of Mesopotamia and the Pyramids of Giza in Egypt, which is believed as the oldest civilizations in the world. Padang Mountain site was first discovered in 1914 and is the site of history's largest in Indonesia. Height of about 220 meters. Whereas, a breadth of about 29,1 hectares.

Gunung Padang has a five-punden. At the very top level, there is a location that is touted with regard to the origins of mankind as the story of Adam and Eve.

In the second level, there is a stone "crown of the world" that makes many people assume that there is a treasure hidden in a Mountain Meadow. Prehistoric site is also considered sacred by the local people, because it is considered as the place of King Siliwangi build a palace overnight.

sumber : https://www.idntimes.com/travel/destination/andry-trisandy/deretan-piramida-kuno-ini-ternyata-ada-di-indonesia-1

About direview.id

direvirew.id adalah situs website review terlengkap di Indonesia.